Belajar Rumus Microsoft Excel - Rumus IF Dasar
Table of Contents
Sudah cukup lama sejak terakhir kali mimin membuat tulisan tentang tutorial Microsoft Excel, pada postingan yang sudah lalu kita membahas Rumus Excel untuk Menentukan Durasi Interval Suatu Masa, silakan merujuk kembali pada materi tersebut seumpama temen-temen ada yang tertinggal atau baru saja menemukan artikel ini. Berikutnya kita akan belajar rumus baru yang cukup penting di Microsoft Excel yaitu 'Rumus IF', penguasaan rumus ini akan sangat membantu dalam melakukan penginputan data. Secara harfiah; rumus IF kita pakai untuk menjawab pertanyaan pilihan 'Jika', dengan kata lain kita menentukan suatu data sesuai dengan ketentuan data yang lain. Pehamaman mudahnya seperti studi kasus di bawah ini :
- Jika nilai kurang dari 5 maka statusnya tidak lulus
- Apabila status 'Sudah nikah' maka mendapatkan fasilitas tertentu
- Jika beli produk tertentu maka mendapat bonus produk elektronik
- Jika kode produk 'S' maka mendapat diskon sebesar 23%
- Bila nominal pembelian kurang/lebih dari sekian maka mendapatkan barang tertentu
Selanjutnya rumus IF dibagi menjadi 2 :
- Tingkat 1
Rumus IF tingkat 1 kita gunakan apabila pilihannya hanya ada 2 saja. Adapun rumus dasarnya adalah sebagai berikut :
=IF(Sel uji=Syarat, Aksi benar, Aksi salah)
Agar bisa lebih memahamkan mari kita ambil pada contoh cuplikan di atas, di sana hanya ada 2 pilihan 'Lulus' atau 'Tes Ulang'. Rumus IF kita input pada Cell F6, rumusnya adalah :
=IF(E6>=60,"LULUS","TES ULANG")
Cara membacanya :
Jika Cell E6 [Nilai Angka] mendapatkan nilai 60 atau lebih, maka Cell F6 [Keterangan] lulus, jika selain itu [Nilai angka kurang dari 60], maka Cell F6 [Keterangan] tes ulang
Atau bisa dibalik menjadi :
=IF(E6<=60,"TES ULANG","LULUS")
- Tingkat 2
Rumus IF tingkat 2 digunakan bila pilihannya lebih dari 3 (4, 5, 6 dan seterusnya), rumusnya yaitu :
=IF(Sel uji=Syarat 1, Aksi benar 1,IF(Sel uji=Syarat 2, Aksi benar 2,IF(Sel uji=Syarat 3, Aksi benar 3, Aksi salah)))
Pada contoh cuplikan diatas ada lebih dari 2 pilihan untuk jenis kendaraan (Mobil, Truk, Sepeda, Bus), maka kita pakai rumus IF tingkat 2. Rumus IF kita letakkan di Cell E5, rumus yang digunakan adalah :
=IF(C5="M","MOBIL",IF(C5="S","SEPEDA",IF(C5="T","TRUK","BUS")))
Dari rumus tersebut artinya :
Jika Cell C5 [Kodenya] berupa huruf M, maka Cell E5 [Jenis Kendaraan] adalah mobil, jika kodenya S maka sepeda, jika kodenya T maka jenis kendaraannya truk, selain itu [Selain kode M,S dan T] maka bus
CATATAN
- Dalam rumus IF, penyebutan syarat hanya 1 kali
- Huruf dan angka Romawi harus diapit dengan petik 2 ("Mobil", "Sepeda", "I", "IV")
- Angka biasa atau angka yang diikuti tanda > / => / < tidak perlu diberi petik 2 [=IF(C6<=60, =IF(D4=1,125000]
- Sel Uji tidak perlu diberi petik, cantumkan saja Cellnya tanpa petik 2 (C6, D7 dan semacamnya)
- Dalam fungsi IF tingkat 2, jumlah kurungnya harus sesuai. (Jika buka kurungnya ada 3, maka tutup kurungnya harus 3 juga)
- Jika kode campur angka yang harusnya tidak dipetik jadi dipetik ="1"
- Penggunaan titik koma (;) atau koma (,) menyesuaikan pengaturan region system. Untuk Indonesia umumnya menggunakan titik koma (;)
- Aturan dasar = Rumus IF terakhir tidak perlu disebutkan kembali; langsung cantumkan aksi salah
- Semisal rumus IF terakhir tetap mau dicantumkan, maka harus ditambahkan nol (0) di belakang seperti :
=IF(D4=1;1250000;IF(D4=2;1000000;IF(D4=3;750000;IF(D4=4;500000;0)))
Sekian dan Semoga bermanfaat 🌟




Post a Comment
- Silahkan berkomentar dengan yang baik, sopan dan santun
- Tidak berkomentar negatif atau merendahkan pihak tertentu
- Jika ingin BW, mohon tidak menyisipkan link aktif di kolom komentar. Cukup dengan komentar biasa, pasti akan admin BW balik
- Info kerjasama silakan hubungi kontak admin
- Komentar yang tidak taat aturan tidak akan ditampilkan
Terima Kasih atas pengertian dan perhatiannya :)