Memahami Konsep Conjunction / Kata Hubung
Table of Contents
Dalam bahasa Indonesia konteks ini mungkin lebih familiar di telinga kita sebagai kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa dan klausa agar bisa menjadi kalimat yang lebih ringkas, padu, logis serta mudah dipahami. Kelas kata ini juga merupakan bagian dari Parts of Speech yang mesti dikuasai sebagai bekal dasar para pembelajar bahasa Inggris, Conjunction sendiri terbagi menjadi 4 klasifikasi; 3 utama sementara yang 1 sifatnya adalah tambahan.
1. Coordinating Conjunction
Coordinating conjunction fungsinya adalah untuk menghubungkan kata, frasa atau klausa yang kedudukannya sama. Ada beberapa Conjunction yang biasa digunakan terkumpul dalam akronim FANBOYS :
- For (Karena) - Biasanya diikuti alasan
- And (Dan) - Dipakai untuk menyatakan penambahan
- Nor (Tidak juga, Dan tidak) - Biasanya didahului kalimat negatif
- But (Tapi, Namun) - Dipakai untuk menyatakan pertentangan
- Or (Atau) - Dipakai untuk menyatakan alternatif
- Yet (Namun, Meskipun demikian) - Dipakai untuk menyatakan pertentangan
- So (Jadi, Oleh karena itu) - Diikuti oleh hasil, dampak atau konsekuensi
* Jika menghubungkan 2 klausa independen, biasanya memakai koma (,) sebelum Conjunction
Dan berikut ini telah mimin uraikan deretan contoh penggunaan Coordinating Conjunction;
- He didn't come last night, for he fell asleep (Dia tidak datang semalam, karena dia tertidur)
- They are laughing and crying at the same time (Mereka tertawa dan menangis secara bersamaan)
- She didn't answer my call, nor did her friends (Dia tidak menjawab telepon saya, tidak juga teman-temannya)
- The man helped them sincerely, but many people thought negatively about him (Pria itu membantu mereka dengan tulus, namun banyak orang berpikir negatif tentangnya)
- Do you prefer to stay at home or go to the cinema on this weekend? (Apakah kamu lebih memilih diam di rumah atau pergi ke bioskop akhir pekan ini?)
- He is big, yet he is weak (Dia besar, namun dia lemah)
- She has lived in London for more than five years, so he can speak English well (Dia telah tinggal di London selama lebih dari lima tahun, oleh karena itu dia dapat berbicara Inggris dengan baik)
2. Subordinating Conjunction
Conjunction ini biasanya dipakai untuk menghubungkan klausa utama (independent clause) dengan klausa pembantu/bawahan (dependent clause). Untuk penggunaan Conjunction ini terdapat beberapa macam;
- Waktu
- After (Setelah)
- Before (Sebelum)
- Once (Segera setelah)
- Since (Sejak)
- Until
- When
- While
- Tempat
- Where (Dimana)
- Wherever (Dimanapun)
- Konsesi (Pertentangan)
- Although (Meskipun)
- Even though (Meskipun begitu)
- Though (Walaupun)
- Even if (Kalaupun)
- Sebab-Akibat
- Because (Karena)
- As (Karena)
- Since (Karena)
- Syarat
- As long as (Jika, Dengan syarat)
- If (Jika, Apabila)
- Unless (Jika tidak)
- Tujuan
- In order that (Agar)
- So that (Agar)
- Manner
- As if (Seperti)
- How (Bagaimana)
Detail lebih lengkapnya bisa temen-temen lihat pada uraian di bawah ini;
- Time (Waktu) - I'm going to give her this present after we go home (Saya akan memberinya kado ini setelah kita pulang)
- Place (Tempat) - We should be polite and humble wherever we live (Kita sebaiknya sopan dan rendah hati dimanapun kita tinggal)
- Contrast (Pertentangan) - The guide seemed nice though she spoke very little English (Pemandu itu kelihatannya baik, meskipun kemampuan bahasa Inggrisnya terbatas)
- Cause/Reason/Result (Sebab/Alasan/Akibat) - Many animals died because the dry season was hotter and drier than usual (Banyak binatang mati karena musim kering lebih panas dan kering dari biasanya)
- Purpose (Tujuan) - Please open the window so that the smell will go away quickly (Tolong buka jendela supaya bau itu akan pergi dengan cepat)
- She'll come to my party only if you accompany her (Dia akan datang ke pesta saya hanya jika kamu menemaninya)
- Manner (Cara) - The man drove as if he was an F-1 racer (Pria itu mengemudi seakan-akan dia pembalap F-1)
3. Correlative Conjunction
Dipakai untuk menunjukkan hubungan antara pasangan dua kata, frasa atau klausa yang bobotnya sama dan seimbang. Berikut ini deretan kata hubung yang biasanya digunakan;
- Between .... and .... (Diantara .... dan ....)
- Both ... and .... (Baik .... maupun ....)
- Either ... or .... (Entah ... atau ....)
- Neither ... nor .... (Tidak .... maupun)
- From .... to .... (Dari ..... ke .....)
- If .... then ..... (Jika ..... maka ....)
- Not .... but .... (Tidak ..... tapi ....)
- Not only ..... but also ..... (Tidak hanya .... tapi juga .....)
- Rather ..... than ..... (Lebih memilih ..... daripada .....)
- The more ..... the less ..... (Semakin banyak ..... semakin sedikit ...)
- The more ..... the more ..... (Semakin banyak .... semakin banyak .....)
- Whether ..... or .... (Entah ..... atau ......)
* Struktur setelah pasangan harus sejajar (parallel)
Untuk menunjang pemahaman di bawah ini telah mimin rangkumkan beberapa contoh terkait;
- There is no difference between you and him (Tidak ada perbedaan antara dirimu dan dirinya)
- She loves both swimming and running (Dia suka baik renang maupun lari)
- The man is neither handsome nor faithful (Pria itu tidak tampan juga tidak setia)
- Either Nisa or her mother is a scientist (Entah Nisa atau ibunya adalah seorang ilmuwan)
- I travelled from England to Rome in three days (Saya bepergian dari Inggris ke Roma dalam tiga hari)
- If you help him now then he'll repay oneday (Jika kamu menolongnya sekarang, maka kemudian dia akan membalasnya suatu hari nanti)
- Yuni is not his girlfriend but his cousin (Yuni bukan pacarnya melainkan sepupunya)
- He can drive not only a but also a helicopter (Dia tidak hanya bisa mengemudi mobil tapi juga helikopter)
- My parents would rather have lunch in a traditional restauran than have lunch in a fast food restaurant (Orang tua saya lebih suka makan siang di restoran tradisional daripada makan siang di restoran cepat saji)
- The more we learn grammar, the less we face difficulties in writing (Semakin banyak kita mempelajari grammar, semakin sedikit kita menghadapi kesulitan-kesulitan dalam menulis)
- The more you give alms to others, the more you get rewards from God (Semakin banyak kamu memberi sedekah kepada orang lain, semakin banyak kamu mendapat imbalan dari tuhan)
- It doesn't matter whether you win or (you) lose (Tidak masalah entah kamu menang ataupun kalah)
- She is both smart and kind
- You can either stay or leave
- He is neither rich nor famous
- She is not only beautiful but also intelligent
- I don't know whether he comes or not
Note
- Coordinating dan Correlative Conjunction menghubungkan antara kata, frasa ataupun klausa yang sama seperti noun dengan noun, adjective dengan adjective, frasa dengan frasa dan klausa utama dengan klausa utama
- Sementara Subordinating Conjunction menghubungkan antara klausa utama dengan klausa pembantu
4. Conjunctive Adverbs
Conjunctive adverbs bukan Conjunction murni, namun kerapkali dianggap sebagai kata hubung karena fungsinya sebagai penghubung logika antar kalimat, umumnya dipisah dengan semicolon (;) atau koma (,).
- However
- Therefore
- Moreover
- Nevertheless
- Furthermore
- Additionally
- Likewise
- Nonetheless
- On the other hand
- Thus
- Consequently
- As a result
- Indeed
- In fact
- Meanwhile
- Subsequently
- Eventually
Berikut ini rentetan sampel kalimatnya :
- He was tired; however, he continued working
- They disagreed at first; eventually, they reached a compromise
- The policy was reviewed; subsequently, it was revised
- The manager was in a meeting; meanwhile, the staff waited
- He seemed calm; in fact, he was very nervous
- The task is challenging; indeed, it requires expertise
- The road was flooded; as a result, traffic was delayed
- She missed the deadline; consequently, she lost the contract
- He ignored the warning; thus, he caused an accident
- The store was closed; therefore, we went home
- This job is stressful; on the other hand, it pays well
- The evidence is weak; nonetheless, the case proceeds
- It was raining; nevertheless, they continued the trip
- The task is difficult; however, it must be done
- He enjoys reading; likewise, his sister does
- The report is incomplete; additionally, the data is outdated
- The plan is risky; furthermore, it is expensive
* Setelah klausa pertama pakai semicolon (;), setelah Conjunctive adverb pakai koma (,). Jadi polanya :
Independent clause; conjunctive adverb, independent clause
* Conjunctive adverbs tidak bisa disambung hanya dengan koma
* Dalam konteks informal, kadang muncul di awal kalimat. Namun dalam penulisan akademik struktur semicolon lebih dianjurkan
5. Kesalahan Umum
- Menggabungkan 2 klausa tanpa koma
- I like coffee but I don't like tea (Salah)
- I like coffee, but I don't like tea (Betul)
- Salah memilih Conjunction sebab-akibat
- I was sick, so because I stayed home (Salah)
- I was sick, so I stayed home (Betul)
- Tidak parallel pada Correlative Conjunction
- She is not only smart but also beauty (Salah)
- She is not only smart but also beautiful (Benar)
Sekian dan Semoga bermanfaat


Post a Comment
- Silahkan berkomentar dengan yang baik, sopan dan santun
- Tidak berkomentar negatif atau merendahkan pihak tertentu
- Jika ingin BW, mohon tidak menyisipkan link aktif di kolom komentar. Cukup dengan komentar biasa, pasti akan admin BW balik
- Info kerjasama silakan hubungi kontak admin
- Komentar yang tidak taat aturan tidak akan ditampilkan
Terima Kasih atas pengertian dan perhatiannya :)