Penjelasan Seputar Materi Conditional Wish dan Passive Voice

Table of Contents
Conditional Wish dan Passive Voice

CONDITIONAL WISH

    Conditional Wish adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan harapan atau penyesalan terhadap sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, baik di masa sekarang, masa lalu, maupun masa depan. Conditional Wish biasanya menggunakan kata “wish” atau “if only” dan tidak menggunakan “if” seperti pada conditional biasa.

    Bentuk-bentuk Conditional Wish antara lain:

Wish + Past Simple

    Digunakan untuk menyatakan harapan tentang keadaan saat ini yang tidak nyata. Contoh :
  • I wish I were taller. → Andai aku lebih tinggi.
  • She wishes she knew the answer. → Andai dia tahu jawabannya.
  • They wish they lived closer to the city. → Andai mereka tinggal lebih dekat ke kota.
  • He wishes he spoke French fluently. → Andai dia bisa berbicara bahasa Perancis dengan lancar.

Wish + Past Perfect

    Digunakan untuk menyatakan penyesalan tentang masa lalu. Contoh :
  • I wish I had studied harder. → Andai aku belajar lebih giat dulu.
  • They wish they had arrived earlier. → Andai mereka datang lebih awal.
  • She wishes she had not missed the train. → Andai dia tidak ketinggalan kereta.
  • We wish we had taken more photos during the trip. → Andai kami mengambil lebih banyak foto selama perjalanan.

Wish + Would + Verb

    Dipakai untuk menyatakan harapan tentang masa depan atau perubahan situasi. Contohnya seperti :
  • I wish it would stop raining. → Saya berharap hujan berhenti.
  • He wishes she would call him. → Dia berharap dia meneleponnya.
  • They wish the neighbors would be quieter. → Mereka berharap tetangga lebih tenang.
  • We wish the meeting would end soon. → Kami berharap rapat segera selesai.
Conditional Wish berbeda dengan conditional biasa karena fokusnya adalah harapan atau penyesalan, bukan sekadar pengandaian. Struktur umumnya:
  • Sekarang: wish + past simple
  • Masa lalu: wish + past perfect
  • Masa depan: wish + would + verb

PASSIVE VOICE

    Passive Voice merupakan bentuk kalimat dimana subjek menerima tindakan; bukan yang melakukan suatu tindakan. Dalam konteks bahasa Indonesia kaidah ini disebut 'Kalimat pasif'. Bedahalnya dengan kalimat aktif (Active Voice), kalimat pasif lebih menitikfokuskan pada objek yang menerima pengaruh dari suatu tindakan tersebut (Receiver of Action). Umumnya format yang dipakai adalah Subject + to be (am/is/are) + Past Participle (PP) / V3, namun setiap tense memiliki format yang sedikit berbeda antar satu dengan yang lain sebagaimana berikut;
  • (Simple Present) formatnya am/is/are + PP seperti pada contoh
    • The room is cleaned every day (Ruang itu dibersihkan setiap hari)
  • (Present Continuous) rumusnya am/is/are being + PP seperti pada contoh
    • The wall is being painted (Dinding sedang dicat)
  • (Simple Past) susunan formatnya was/were + PP seperti
    • This house was built in 1990 (Rumah ini dibangun pada tahun 1990)
  • (Past Continuous) formatnya was/were being + PP seperti
    • The car was being repaired (Mobil sedang diperbaiki)
  • (Present Perfect) formatnya has/have been + PP seperti contoh
    • The project has been finished (Proyek telah diselesaikan)
  • (Past Perfect) rumusnya adalah had been + PP seperti contoh
    • The work had been finished before noon (Pekerjaan telah diselesaikan sebelum siang)
  • (Simple Future) formatnya Will be + PP sepertihalnya contoh
    • The package will be sent tomorrow (Paket akan dikirim besok)
  • [JARANG] (Future Continuous) berformat will + be + being + PP seperti
    • The road will be being repaired (Jalan akan sedang diperbaiki)
  • (Future Perfect) berumus will + have + been + PP seperti pada contoh
    • The task will have been completed by Monday (Tugas akan telah diselesaikan sebelum hari Senin)
  • (Future Perfect Continuous) Tidak ada sampel bentuk yang logis
  • [JARANG] (Past Perfect Continuous) rumusnya had + been + being + V3 seperti :
    • The bridge had been being built for a year (Jembatan telah sedang dibangun selama setahun)
  • [JARANG] (Present Perfect Continuous) seperti pada contoh :
    • The report has been being written for 2 hours (Laporan telah sedang ditulis selama 2 jam)
    Kalimat pasif biasanya digunakan karena beberapa alasan sebagai berikut;
  • Pelaku aksi (Doer of action) tidak diketahui seperti
    • My money has been stolen (Uangku telah dicuri)
  • Pelaku aksi sudah diketahui dan tidak perlu disebutkan seperti
    • Wheat is grown in Karawang (Gandum ditanam di Karawang) [Fokus pada hasilnya{gandum}, bukan siapa yang menanam]
  • Menyamarkan identitas pelaku aksi seperti
    • Mistakes were made (Kesalahan telah dibuat)
  • Pelaku aksinya adalah semua orang atau umum seperti
    • Transjakarta is used as an alternative means of transportation (Transjakarta digunakan sebagai sarana transportasi alternatif)
  • Pelaku aksi telah disebutkan pada kalimat sebelum-sebelumnya seperti
    • Mr. Bean caught Ali cheating on the test. Ali was given punishment immediately (Tuan Bean memergoki Ali sedang menyontek saat ujian. Ali langsung diberi hukuman)
    Itulah beberapa alasan yang melatarbelakangi penggunaan Passive Voice. Akan tetapi, kita boleh-boleh saja mencatumkan pelaku aksi jika memang dirasa perlu atau dalam keadaan berikut;
  • Jika ada informasi baru seperti Bottled water comes from mouintain water, It is produced by water company
  • Saat pelaku aksi sudah jelas atau orang yang terkenal seperti contoh Siti Badriah was written by Maudi Ayunda
  • Ketika identitas pelaku aksi sangat mengejutkan seperti It is hard to believe that this beautiful jazz melody was composed by an eight-year-old
    Selain apa yang telah disampaikan diatas seputar Passive Voice, kita bisa menggunakan kata 'Get' pada kalimat pasif sebagai ganti to be (am/is/are). Namun, penggunaan 'Get' umumnya dipakai dalam percakapan informal, tidak berbeda dengan saat menggunakan to be (am/is/are), penggunaan 'Get' juga harus disesuaikan dengan tense yang dipakai. Rumus umumnya adalah Subject + to be + Past Participle (PP).
  • (Simple Present) rumusnya get/gets + PP seperti pada contoh get treated
  • (Present Continuous) rumus kalimatnya am/is/are getting + PP seperti is getting created
  • (Simple Past) format kalimatnya got + PP seperti kalimat got created
  • (Past Continuous) susunan formatnya was/were getting + PP seperti was getting created
  • (Present Perfect) rumusnya has/have gotten + PP seperti has gotten created
  • (Past Perfect) rumusnya had gotten + PP seperti had gotten created
  • (Simple Future) formatnya will get + PP seperti will get created
  • (Future Continuous) susunan rumusnya am/is/are going to get + PP seperti is going to get created
  • (Future Perfect) susunan kalimatnya will have gotten + PP seperti will have gotten created

Practice

1. If I study hard, I _____ the exam.
  • pass
  • passed
  • will pass
  • would pass
2. If I _____ rich, I would travel around the world.
  • am
  • was
  • were
  • will be
3. If she had left earlier, she _____ the bus.
  • wouldn't miss
  • wouldn't have missed
  • won't miss
  • didn't miss
4. I wish I _____ more free time.
  • have
  • had
  • will have
  • having
5. I wish I _____ harder for the test yesterday.
  • study
  • studied
  • had studied
  • would study
6. The letter _____ by John yesterday.
  • writes
  • wrote
  • was written
  • is written
7. English _____ in many countries around the world.
  • speaks
  • is spoken
  • spoke
  • speaking
8. The project _____ next month.
  • will complete
  • will be completed
  • completed
  • is completing
9. If it rains tomorrow, we _____ at home.
  • stay
  • stayed
  • will stay
  • would stay
10. Which sentence is in the passive voice?
  • The teacher explains the lesson.
  • The students are reading books.
  • The lesson is explained by the teacher.
  • John bought a new laptop.
11. If I _____ your phone number, I would call you.
  • know
  • knew
  • had known
  • will know
12. I wish it _____ raining now.
  • stops
  • stopped
  • had stopped
  • will stop

Answer key

  1. c
  2. c
  3. b
  4. b
  5. c
  6. c
  7. b
  8. b
  9. c
  10. c
  11. b
  12. b
Sekian dan Semoga bermanfaat 🌟

Post a Comment

Buat Blog SEO
Buat Blog SEO